Bayarnya Murah kok Mas Cuma Rp 50 Ribu! Pol PP Kewalahan Razia PSK Lihat apa yang mereka Lakukan ....

 Bayarnya Murah kok Mas Cuma Rp 50 Ribu! Pol PP Kewalahan Razia PSK
Kabupaten Pasuruan kembali merazia para Pekerja Seks Komersial (PSK), Jumat (27/7/2017) malam.
Razia dilakukan di dua lokasi, Pasar Baru Ngopak Grati dan Sedarum, Nguling, Kabupaten Pasuruan.
Hasilnya, delapan PSK berhasil diamankan petugas. Satu di antaranya, dinyatakan positif mengidap HIV Aids.

AB, salah satu PSK yang ditangkap, mengaku sudah menjalani pekerjaan di dunia malam tersebut selama enam bulan terakhir.
Selama waktu tersebut, dia memilih mangkal di Ngopak.
Setiap malam, AB mengaku bisa melayani hingga empat pelanggan pria hidung belang. Bahkan terkadang lebih.
"Bayarnya murah kok, Mas. Sekali main cuma Rp 50 ribu," ucapnya.
Meski bayarnya murah meriah, PSK ini menjamin layanan yang diberikan kepada pelanggannya tetap istimewa dan bisa bikin ketagihan.
"Dijamin puas. Main seperti di film juga bisa," imbuhnya.
Dari tarif tersebut, Rp 40 ribu untuk PSK. Sedangkan Rp 10 ribu diberikan kepada pemilik warung.
"Lumayan bisa menghidupi keluarga. Sekarang kan cari uang sulit," imbuh AB.
Seorang PSK saat diamankan petugas Satpol PP Pasuruan setelah berusaha melarikan diri ke semak-semak, Jumat (28/7/2017). SURYA/GALIH LINTARTIK
Seorang PSK saat diamankan petugas Satpol PP Pasuruan setelah berusaha melarikan diri ke semak-semak, Jumat (28/7/2017). SURYA/GALIH LINTARTIK (Surya/Galih Lintartika)
Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan Yudha Tri Widya Sasongko mengatakan, razia ini dilakukan dalam rangka operasi pekat dan menerapkan Perda No 3 Tahun 2017 tentang pemberantasan pelacuran.
Pasalnya, meski sudah beberapa kali melakukan razia, ternyata masih banyak pelacuran di Pasuruan.
"Ini wujud komitmen kami selalu merazia prostitusi," katanya kepada Surya
Comments
0 Comments